Minggu, 08 Maret 2009

Tahu - Tempe

Hari ini, ada ilmu baru dari seorang teman lama... yang kebtulan daku temukan tergeletak d akun facebook... (maap Dan).
Dia menceritakan satu hal yang memuat begitu banyak kebaikan... Menceritakan ttg seseorang yg sudah terkait dengan diriku sejak TK, n aq baru taw kelakuannya setelah sekian lama.
Dirinya menyodorkan sebuah link blog pny dy, dan diriku menemukan kata-kata yang aneh...
Wildan bilang
"kita hanya tahu yang kita tahu, tapi kita tidak tahu apa yang tidak pernah kita tahu"
Seketika itu juga... otakQ jadi beku dan rasanya seperti berubah jadi sebuah tempe yang perlu di bumbui garam dan bawang putih lalu di campur air untuk membuatnya meresap ke dalam tempe sebelum di goreng. Jadi intinya selama ini sadar ato tidak, dirikyu ini sebenarnya hambar. Krn byum d bumbui bawang dan garam serta air untuk melarutkan bumbunya.
Tapi setelah ini, sepertinya akan aq biarkan setiap hal dan pengetahuan baru menjadi garam dan bawang putih bwat otakQ, dan rasa syukur pada Allah bwat melarutkan setiap hal yg dirikyu dapat untuk bisa meresap ke otak dan hatiQ. Dan membiarkan setiap kejadian dan pengalaman sebagai penggorengan biar pribadiQ dapat segera matang tepat pada waktunya.
Semoga Allah menyadarkan setiap hati yang belum pernah digoreng karena belum terbumbui, sehingga akan menjadikannya hambar dan tidak siap santap karena belum matang.
And finally......
Tiada hari tanpa TAHU-TEMPE... biz rasa TAHU-TEMPE yang khas bqn ketagihan...
Thx for my parentz yang sudah mengenalkan makanan asli Indonesia ini ke lidahQ...
Thx for Allah, my parentz, n Wildan... for diz TAHU and TEMPE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar